Do You Want to be a Chemist ?

  • PDF

alt

SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Teleconference with 1000guru.net

Sabtu, 10 November 2012, telah terselenggara kegiatan teleconference antara siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta dengan 1000guru.net.  Acara  ini di koordinir oleh Tim iEARN  sekolah. Sejumlah 60 siswa yang terdiri dari kelas X, XI dan XII IPA  mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh (long distance learning) bersama narasumber 1000guru.net Ibu Witri Wahyu Lestari di conference room MUHA.  Narasumber kita ini adalah seorang dosen kimia dari Universitas Negeri Solo (UNS) yang sedang melanjutkan studinya di Leipzig Jerman.

Do You Want to be a Chemist ? Itulah tema yang diusung dalam tele kali ini. Selama 20 menit narasumber menyampaikan presentasinya dengan power point. Secara garis besar narasumber memberikan gambaran tentang bagaimana untuk menjadi seorang ahli kimia dan konsep suatu cita-cita..

Beberapa faktor yang mempengaruhi cita-cita seseorang termasuk untuk menjadi ahli kimia, seperti: Orang tua / keluarga, guru, lingkungan, senior/teman, media-Informasi, trend, pilihan, sikon dan kesempatan. Salain faktor-faktor yang mempengaruhi, juga diperlukan banyak modal utama untuk menjadi chemist, seperti : rasa suka (harus ada), keingintahuan (curiosity), tekun dan suka mencoba, belajar, pemahaman, standart nilai, prospek di masa depan.

Sedangkan untuk sistem pendidikan kimia banyak pilihannya, seperti : 1) D-3 : Analis kimia, farmasi, analis kesehatan, analis gizi-pangan, dan pendidikan kejuruan lainnya; 2) S-1 : kimia fmipa, kimia FKIP, teknik kimia, kimia farmasi, Kimia textile, dst (SSi, BSc.); 3) S-2/S-3 : Master kimia ( MSc. Dipl. Chem, Msi), Master Teknik Kimia ( MT, M. Eng), Dr , Dr. Eng, Dr. rer.nat, Dr. Ing, PhD. Untuk cabang-cabang kimia banyak sekali macamnya, seperti: Inorganic chemistry, Organic chemistry, Physical chemistry, Analytical chemistry, bio chemistry, theoretical chemistry, technical chemistry, food chemistry, environmental chemistry, nuclear chemistry, medicinal chemistry, forensic chemistry.

Nah, dari sekian banyak hal yang kita pelajari di sekolah, dan di bangku kuliah sebenarnya essensi apa yang dapat ambil?  Bahwa kegiatan pendidikan dan pengajaran di sekolah pada dasarnya merupakan kombinasi antara pembekalan moral, etika, kecerdasan, skill, nilai-nilai sosial, kemasyarakatan, kepemimpinan dan nilai-nilai luhur dari tujuan pendidikan itu  sendiri. Tidak hanya sebagai sarana pencarian kerja dan perolehan materi.
Setelah pemaparan materi, para siswa mulai memperoleh gambaran dan tertarik untuk bertanya jawab. Dalam sesi tanya jawab ini acara dipandu oleh dua siswa yaitu Banun dan Dimas kelas XII IPA 1. Inilah beberapa pertanyaan siswa dan jawaban dari narasumber :

a. Sofi Tindo (XII IPA-4) : Apa saja yang dipelajari dari jurusan kimia?
  Jawab : Yang dipelajari antara lain tentang desain-rekayasa  alat dalam produksi yang melibatkan proses kimia, mempelajari proses produksi itu sendiri dalam industri maupun skala lab dan juga mempelajari ilmu kimia itu sendiri tp dr sisi yang lbh aplikatif dan dari sisi teknis. Sedang untuk kimia murni ditekankan pada pengembangan teori, pengkajian mendalam ttg kimia dari sisi basic science dan aplikasi ke depannya
b. Tio (XII IPA-3 ) : Bagaimana cara mengolah zat kimia dalam makanan, sehingga ketika dikonsumsi tidak membahayakan tubuh?
  Jawab :

Pada dasarnya senyawa alam yang berupa natural product bisa dibuat/ disintesis di lab, akan tetapi memang resikonya lebih banyak krn dalam proses produksi/ sintesis akan terkena berbagai macam kontaminasi, spt katalis, produk reaksi samping, dst. Karena pada dasarnya zat berbahaya ya tetap berbahaya. Seperti halnya zat kimia berbahaya dalam makanan. Cara terbaik adalah meminimalkan pemakaian zat sintetis, maka sekarang mulai digalakkan jenis makanan bio,  obat jenis herbal (natural), dst.

c. Banun (XII IPA-1) : Biochemistry itu cakupannya di bidang apa saja?
  Jawab : Biochemistry pada dasarnya mempelajari proses kimia yang ada dalam sistem-sel  makhluk hidup, misalnya bagaimana mendesign suatu obat untuk jenis penyakit tertentu, maka dibutuhkan pengetahuan bgm konstruksi sel sebagai target yang akan diterapi dengan obat baru tadi. Jadi disini diperlukan pengetahuan dr sisi kimia, biologi , kedokteran dan farmasi.
d. Dimas (XII IPA-1) : Apa yang dimaksud dengan Green Chemistry?
  Jawab :

Green Chemistry pada intinya mengacu pada tujuan sustainabilitas ( system berkelanjutan), bagaimana membuat kimia lebih “hijau” dengan mengurangi bahkan kalau bisa menghilangkan penggunaaan senyawa berbahaya maupun produksi senyawa berbahaya untuk proses kehidupan yang seimbang dan berkelanjutan . di sini diharapankan muncul platform baru dari kimia ramah lingkungan, misalnya dengan ditemukannnya / digunakannya sumber energi yang minim polusi, seperti hidrogen, energi matahari dst, di temukannya material-material yang biodegradable, penghematan energi menghindari reaksi samping dengan menggunakan katalis dst, seperti tercantum dalam beberapa prinsip green chemistry.

Saran untuk para siswa yang ingin belajar di luar negeri dibutuhkan  kesiapan mental,  religius, psikologis, kematangan moral, sehingga diharapkan tdk terjasi disorientasi ke depannya.

Sumber: Pemaparan dan Power point narasumber Witri Wahyu Lestari

Foto lainnya:

alt

alt

alt

Last Updated on Wednesday, 21 November 2012 23:08

You are here: