Teleconference SMA Muha-1000guru.net: Teknologi Nano Karbon

  • PDF

smuhaSabtu, 12 September 2014, telah diselenggarakan teleconference antara SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta dengan 1000guru.net. Teleconference ini merupakan yang pertama di semester 1 tahun pelajaran 2014/2015. Tema yang diusung adalah tentang teknologi nanokarbon, yang disampaikan oleh salah satu narasumber 1000guru.net, yaitu Ahmad Ridwan Tresna Nugraha (Mas Ridwan).

Mas Ridwan mengenyam pendidikan sarjana dalam bidang fisika di Institut Teknologi Bandung dari tahun 2004-2008. Gelar M.Sc dan Ph.D berturut-turut diraih pada tahun 2010 dan 2013 dari Tohoku University, Jepang, juga dalam bidang fisika. Penelitian yang sedang digeluti saat ini adalah fisika material dan optika kuantum, terutama yang terkait dengan bahan nanokarbon, seperti nanotube dan graphene.

Kegiatan teleconference dilaksanakan di ruang konferensi SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Teleconference diikuti oleh 50 peserta didik yang terdiri dari kelas X dan XI MIA (Matematika IPA) dan dipandu oleh tim i-EARN yang terdiri dari 4 guru dan 1 operator. Dalam teleconference ini, narasumber juga memberikan kuis berhadiah yang dapat dijawab dengan baik oleh salah seorang siswa, yaitu Rio Galang Jati Respati dari kelas X MIA-3.

Poin penting yang disampaikan narasumber adalah bahwa nanoteknologi saat ini sangat diperlukan dalam kehidupan karena efisiensinya dalam penggunaan listrik, transmisi sinyal yang sangat cepat, dan sistem kompleks dengan performa menakjubkan. Namun, dalam penerapannya nanoteknologi mengalami beberapa kendala, seperti fabrikasi yang rumit, perlu mengembangkan peralatan baru, dan perlu mengubah kerangka berpikir sains fundamental.

Material nanokarbon merupakan material kecil berbahan unsur karbon yang tercipta dari hasil perkembangan nanoteknologi saat ini. Ada beberapa aplikasi yang bisa diperoleh dari material nanokarbon, terutama untuk pengobatan (drug carrier), perangkat elektronik yang canggih, dan sifat mekanis yang kuat. Sayangnya, aplikasi ini sekarang masih dalam skala lab dan belum banyak diperoleh dalam skala industri (pasar) yang luas.

Mudah-mudahan saja di masa depan dengan semakin berkembangnya nanosains dan nanoteknologi ini masyarakat umum bisa segera merasakan keistimewaan material nanokarbon.

You are here: